Alkoholisme Gamma
gamma alcoholism
Ringkasan Singkat
Alkoholisme gamma diklasifikasikan oleh Elvin Morton Jellinek sebagai bentuk alkoholisme yang paling parah dan umum ditemukan dalam kelompok bantuan seperti AA. Ciri khasnya adalah adanya adaptasi jaringan tubuh terhadap alkohol (toleransi meningkat) dan munculnya gejala putus zat (withdrawal) saat berhenti minum. Penderita mengalami fenomena 'kehilangan kendali', di mana satu gelas minuman saja akan memicu desakan tak terbendung untuk terus minum hingga mabuk berat.
Secara psikologis, penderita alkoholisme gamma mengalami kerusakan signifikan dalam hubungan sosial, fungsi pekerjaan, dan kesehatan fisik. Mereka sering kali melewati fase prodromal, fase krusial, hingga akhirnya mencapai fase kronis. Intervensi medis dan psikologis intensif sangat diperlukan karena ketergantungan fisik yang kuat membuat proses berhenti minum tanpa pengawasan dokter menjadi sangat berisiko bagi keselamatan jiwa.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- Jellinek, E. M. (1960). The Disease Concept of Alcoholism. Hillhouse Press.
- APA Dictionary of Psychology.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.